Sabtu, 20 Desember 2014

Crazy Dreams Come True chap10

Diposting oleh zahra natasya di 04.45
Perhatian:
Cerita ini hanyalah fiksi belaka
Maafkan saya yang lama update
Maaf jika ada kesalahan kata
COMENT setelah membaca
>
<
>
            Udara semakin dingin, padahal sekarang baru awal musim dingin tapi udara sangat mempengaruhi kehidupan di Korea. Rintik-rintik salju mulai tampak di beberapa tempat. Sung Ri menghela nafas untuk yang kesekian kalinya. Kepalanya di senderkan pada kaca jendela yang berembun. Dia sangat bosan di sini, pasalnya sudah setengah jam dia terjebak di dalam ruangan penuh dengan tumpukan berkas, sebuah meja panjang, computer dan kawan-kawan. Akhirnya dia beranjak dari tempat duduk lalu berjalan ke salah satu sisi meja panjang.
            “ Edison-ssi kapan kita mulai rapatnya?, aku sudah lapar dan bosan” keluh Sung Ri. Sementara namja di depannya hanya menatap kasihan. Dia membersekan beberapa lembar kertas yang berserakan di depannya.
            “ Seharusnya, kita mulai sudah setengah jam yang lalu, tapi Hwang Joong-ssi belum datang” jawabnya diakhiri helaan nafas panjang.
            “ Hajiman, aku sangat lapar” protes Sung Ri.
            “ Mari kita makan bersama!” ajak Chan Yeol tiba-tiba muncul di belakang Sung Ri.
            Namja super tinggi ini adalah salah satu anggota OSIS. Kabarnya dia masuk sekolah ini berkat beasiswa karena otak jeniusnya. Dia selalu tersenyum dimana dan kapan saja, namun sayangnya semua murid satu sekolah selalu membully Chan Yeoll karena dia murid kalangan bawah.
            “ Eh, sepertinya aku sudah tidak lapar lagi” alas an Sung Ri. Edison yang melihat itu hanya menaikan sebelah alisnya sementara Chan Yeoll menundukan kepalanya.” N-ne aku ke So Jung-ah dulu” lanjutnya lalu membungkukkan badannya.
            “ Dasar yeoja” kata Edison sambil menggelengkan kepala.
            “ Wae?” Tanya Min Ri karena melihat teman sebangkunya cemberut. Sung Ri langsung duduk diantara Se Young dan So Jung dengan kedua tangan dilipat. Semua hanya menatap dengan bingung.
            “ Aku lapar~” rengek Sung Ri.
            “ So, whats you problem?” Tanya Se Young.
            “I just been protested Edison-ssi about when to start the meeting. and Chan Yeoll-ssi appeared and asked me out to eating” jawab Sung Ri.
            “ Wow! Chan Yeoll-ssi?” Seru So Jung tidak percaya.
            “ Biar kutebak, pasti kau menolaknya?” sahut  Se Young.
            “ Ne, jika aku menerimanya pasti dia akan mengajakku makan makanan pinggir jalan” jawab Sung Ri. “ Mmm, bagaimana kita makan dulu saja!, lagipula Hwang Joong-ah belum datang” lanjutnya.
            Kemudian para yeoja beranjak dari sofa masing-masing. Mereka semua tak lupa memakai mantel untuk menghalau udara dingin yang masuk. Ketika Sung Ri akan membuka pintu ruangan, pintu tersebut sudah terbuka duluan.
            “ Yaa! Kalian mau kemana?” Tanya yeoja yang baru datang. Akhirnya yeoja yang mereka tunggu datang juga. Sesuai kesepakatan dia memakai seragam pink mencolok yang dinamakan seragam pengurus.
            “Yaa! Kau darimana saja pabbo?! Kita sudah menunggumu sampai mati kelaparan!” teriak So Jung dengan jari telunjuk diarahkan ke hidung twins-nya.
            “ Salahkan saja pada ummaku yang mengambil paksa kunci mobil gara-gara aku tidak mau memanggil Joong Hyun dengan tambahan oppa” jelas Hwang Joong.” Kebetulan sekali tadi aku mampir mini market untuk membeli beberapa snack dan soda” lanjutnya sambil mengakat kedua tanganya yang membawa dua tas plastic berukuran besar.
            “ Kau memang penyelamat” kata Sung Ri.
            “ Aku memang penyelamat”
            Karena orang yang dari tadi kini sudah datang, jadi mereka semua dapat mengadakan rapat yang sudah membuang waktu selama setengah jam.
            “ Ne, annyeong haseo. Saya Edison akan memulai rapat yang sudah mebuang waktu selama setengah jam” kata Edison lalu kembali duduk.” Untuk yang pertama saya berterimakasih kepada kalian untuk kerja kerasnya kecuali Hwang Joong-ssi”.
            “ Lanjutkan” jawab Hwang Joong santai yang masih mengunyah keripik kentang.
            “ Ne, untuk So Jung-ssi dan Min Ri-ssi kalian akan dipindahkan tugas” perintah Edison. So Jung dan Min Ri berkonsentrasi.
            “ Jadi untuk sementara waktu kalian akan bersekolah di Seoul Art High School demi pertandian persahabatan ini”.
            “ Mwo?!” teriak mereka berdua.
            “ Apa maksudnya ini?” Tanya Min Ri tak terima.
            “ Artinya kalian berdua di keluarkan dari sekolah” sahut Hwang Joong lalu disambut jitakan Se Hun yang berada di sebelahnya.” Aku lebih tua darimu, jadi jaga sikap!” protes Hwang Joong.
            “ Gamsahamnida Edison-ssi aku senang sekali!” teriak So Jung. Yang lain hanya menampilkan wajah cengo termasuk Edison sendiri.
            “ Kenapa kau senang?” Tanya Sae Na penasaran.
            “ Karena aku dalam misi mencari cinta” jawab So Jung bangga.
            Sontak semua tertawa terbahak-bahak. Sampai-sampai Sung Ri yang menikmati macaron-nya tersedak. So Jung hanya menampakan wajah polosnya yang makin membuat tawa semakin keras.
            “ Its Funny!” teriak D.o yang tak bisa menghentikan tawanya.
            “ Oke-oke baiklah kita lupakan masalah kisah percintaan So Jung-ssi” lerai Edison.
            Akhirnya denga susah payah mereka meredam tawa. Suasana kembali hening sampai Min Ri memecahkan keheningan.
            “ A-aku tidak mau dipindahkan” protesnya.
            “ Wae?” Tanya Edison.
            Min Ri tampak memikirkan suatu alasan yang masuk akal. “ Karena aku menci salah satu murid disitu”.
            “ Maksudmu namja bernama TaeHyung itu?” tebak So Jung.
            “ Jadi namanya Tae Hyung, bagaimana kamu tahu?” Tanya Min Ri.
            “ Yu Ri-ssi itu yeoja chingu dari Tae Hyung-ssi, dia bahkan mentraktirku makan ice-cream” jelas So Jung.
            “ Ekhm, bisakah kalian berhenti agar rapat ini selesai” saran Edison.
            “ Ne” ucap keduanya.
            “ Untuk Sung Ri-ssi dan D,o kalian berdua bekerja keras dengan baik saya akan memberikan hadiah berupa dibebaskan tugas selama tiga hari sebelum kompetisi dimulai. Se Hun dan Sae Na-ssi apa kalian bisa mencari perlengkapan pada minggu besok?”.
            Sae Na dan Se Hun berpandangan. “ Ne/ Ani” ucap mereka bersamaan.
            “ Kenapa kau tak bisa Se Hun?” Tanya Edison.
            “ Aku ada latihan dance” jawabnya.
            “ Baiklah Sae Na-ssi akan pergi bersama Se Young-ssi”.
TOK-TOK
            Suara ketukan pintu membuat semua yang ada di dalam ruangan menoleh. Pintu kayu tersebut membuka perlahan yang menampakan sepasang tulang kaki dengan high heals merah maron setinggi 10cm. Cha Ra seonsaengnim berdiri dengan gagahnya sambil mengibaskan rambut pirangnya bak model.
            “ Sampai mana perkembanganya?” tanyanya sambil menuju ke tempat duduk kosong.” Kenapa ruang ini menjadi penuh dengan bungkus makanan?!” teriaknya marah. Dengan serentak mereka semua menunjuk Hwang Joong.
            “ Mian Cha Ra seonsaengnim nanti akan kubereskan semua” jawab Hwang Joong santai.
            “ Cha Ra seonsaengnim sampai kapan aku dan So Jung pidah sekolah?” Tanya Min Ri.
            “ Mungkin sekitar satu minggu” jawab Cha Ra seonsaengnim.
            “ Ngomong-ngomong ada apa Cha Ra seonsaengnim kemari?” Tanya Se Hun penasaran.
            Cha Ra seonsaengnim malah memberikan senyuman menakutkan. Tangannya mulai membuka tas bewarna senada dengan sepatu dan lipstiknya. Dia mengeluarkan beberapa undangan dan meletakannya diatas meja.
            “ Apa itu?” Tanya So Jung
            “ Ini adalah undangan pesta dari Seoul Art High School untuk kalian!, Ketua OSIS disana bilang jika dia akan mengadakan pesta ini demi kelancara acara dan menyambut So Jung dan Min Ri  dalam bersekolah disana” terang Cha Ra seonsaengnim.
            “ Wah pestanya lusa!” teriak Sung Ri.
            “ Jadi seonsaengnim mohon untuk kalian semua agar datang”.
            “ Sung Ri-ssi nanti aku jemput,ya?” tawar D.o yang disambut anggukan kepala Sung Ri.
            “ Sae Na-ssi apa kau mau aku jemput juga?” tawar Se Hun tak mau kalah. Sae Na tak menjawabnya dia masih sibuk mensembunyikan semburat merah yang mulai menjalar.
            “ Ghamsahamnida Cha Ra seonsaengnim” ucap Edison.
            “ Twins nanti kita berangkat bersama,ya?” pinta So Jung.
            “ Aku tak bisa ikut”
            “ Wae?”
            “ Ada beberapa alasan sih, pertama aku benci pesta, kedua aku benci pesta dan  yang ketiga aku benci pesta”
            “ Jika kau tak ikut maka nilaimu akan ku turunkan semua” sahut Cha Ra seonsaengnim cepat.
            “ Ne, aku ikut”
Alhamdulilah selesai juga!, maafkan saya yang sudah telat banget update-nya… Terus tunggu chap selanjutnya yang bakalan ada tokoh baru dan pertemuan Hwang Joong dengan harabeoji-nya.
Chap11 Coming Soon~

0 komentar:

Posting Komentar

 

Zara's Blog Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei