Perhatian:
Cerita ini hanyalah fiksi belaka
Maafkan saya yang lama update
Maaf jika ada kesalahan kata
COMENT setelah membaca
>
<
>
Udara semakin dingin, padahal
sekarang baru awal musim dingin tapi udara sangat mempengaruhi kehidupan di
Korea. Rintik-rintik salju mulai tampak di beberapa tempat. Sung Ri menghela
nafas untuk yang kesekian kalinya. Kepalanya di senderkan pada kaca jendela
yang berembun. Dia sangat bosan di sini, pasalnya sudah setengah jam dia
terjebak di dalam ruangan penuh dengan tumpukan berkas, sebuah meja panjang,
computer dan kawan-kawan. Akhirnya dia beranjak dari tempat duduk lalu berjalan
ke salah satu sisi meja panjang.
“ Edison-ssi kapan kita mulai
rapatnya?, aku sudah lapar dan bosan” keluh Sung Ri. Sementara namja di
depannya hanya menatap kasihan. Dia membersekan beberapa lembar kertas yang
berserakan di depannya.
“ Seharusnya, kita mulai sudah
setengah jam yang lalu, tapi Hwang Joong-ssi belum datang” jawabnya diakhiri
helaan nafas panjang.
“ Hajiman, aku sangat lapar” protes
Sung Ri.
“ Mari kita makan bersama!” ajak
Chan Yeol tiba-tiba muncul di belakang Sung Ri.
Namja super tinggi ini adalah salah
satu anggota OSIS. Kabarnya dia masuk sekolah ini berkat beasiswa karena otak
jeniusnya. Dia selalu tersenyum dimana dan kapan saja, namun sayangnya semua
murid satu sekolah selalu membully Chan Yeoll karena dia murid kalangan bawah.
“ Eh, sepertinya aku sudah tidak
lapar lagi” alas an Sung Ri. Edison yang melihat itu hanya menaikan sebelah
alisnya sementara Chan Yeoll menundukan kepalanya.” N-ne aku ke So Jung-ah
dulu” lanjutnya lalu membungkukkan badannya.
“ Dasar yeoja” kata Edison sambil
menggelengkan kepala.
“ Wae?” Tanya Min Ri karena melihat
teman sebangkunya cemberut. Sung Ri langsung duduk diantara Se Young dan So
Jung dengan kedua tangan dilipat. Semua hanya menatap dengan bingung.
“ Aku lapar~” rengek Sung Ri.
“ So, whats you problem?” Tanya Se
Young.
“I just been protested Edison-ssi
about when to start the meeting. and Chan Yeoll-ssi appeared and asked me out
to eating” jawab Sung Ri.
“ Wow! Chan Yeoll-ssi?” Seru So Jung
tidak percaya.
“ Biar kutebak, pasti kau
menolaknya?” sahut Se Young.
“ Ne, jika aku menerimanya pasti dia
akan mengajakku makan makanan pinggir jalan” jawab Sung Ri. “ Mmm, bagaimana
kita makan dulu saja!, lagipula Hwang Joong-ah belum datang” lanjutnya.
Kemudian para yeoja beranjak dari
sofa masing-masing. Mereka semua tak lupa memakai mantel untuk menghalau udara
dingin yang masuk. Ketika Sung Ri akan membuka pintu ruangan, pintu tersebut
sudah terbuka duluan.
“ Yaa! Kalian mau kemana?” Tanya yeoja yang baru datang. Akhirnya
yeoja yang mereka tunggu datang juga. Sesuai kesepakatan dia memakai seragam
pink mencolok yang dinamakan seragam pengurus.
“Yaa!
Kau darimana saja pabbo?! Kita sudah menunggumu sampai mati kelaparan!” teriak
So Jung dengan jari telunjuk diarahkan ke hidung twins-nya.
“ Salahkan saja pada ummaku yang
mengambil paksa kunci mobil gara-gara aku tidak mau memanggil Joong Hyun dengan
tambahan oppa” jelas Hwang Joong.” Kebetulan sekali tadi aku mampir mini market
untuk membeli beberapa snack dan soda” lanjutnya sambil mengakat kedua tanganya
yang membawa dua tas plastic berukuran besar.
“ Kau memang penyelamat” kata Sung
Ri.
“ Aku memang penyelamat”
Karena orang yang dari tadi kini
sudah datang, jadi mereka semua dapat mengadakan rapat yang sudah membuang
waktu selama setengah jam.
“ Ne, annyeong haseo. Saya Edison
akan memulai rapat yang sudah mebuang waktu selama setengah jam” kata Edison
lalu kembali duduk.” Untuk yang pertama saya berterimakasih kepada kalian untuk
kerja kerasnya kecuali Hwang Joong-ssi”.
“ Lanjutkan” jawab Hwang Joong
santai yang masih mengunyah keripik kentang.
“ Ne, untuk So Jung-ssi dan Min
Ri-ssi kalian akan dipindahkan tugas” perintah Edison. So Jung dan Min Ri
berkonsentrasi.
“ Jadi untuk sementara waktu kalian
akan bersekolah di Seoul Art High School demi pertandian persahabatan ini”.
“ Mwo?!” teriak mereka berdua.
“ Apa maksudnya ini?” Tanya Min Ri
tak terima.
“ Artinya kalian berdua di keluarkan
dari sekolah” sahut Hwang Joong lalu disambut jitakan Se Hun yang berada di
sebelahnya.” Aku lebih tua darimu, jadi jaga sikap!” protes Hwang Joong.
“ Gamsahamnida Edison-ssi aku senang
sekali!” teriak So Jung. Yang lain hanya menampilkan wajah cengo termasuk
Edison sendiri.
“ Kenapa kau senang?” Tanya Sae Na penasaran.
“ Karena aku dalam misi mencari
cinta” jawab So Jung bangga.
Sontak semua tertawa terbahak-bahak.
Sampai-sampai Sung Ri yang menikmati macaron-nya tersedak. So Jung hanya
menampakan wajah polosnya yang makin membuat tawa semakin keras.
“ Its Funny!” teriak D.o yang tak
bisa menghentikan tawanya.
“ Oke-oke baiklah kita lupakan
masalah kisah percintaan So Jung-ssi” lerai Edison.
Akhirnya denga susah payah mereka
meredam tawa. Suasana kembali hening sampai Min Ri memecahkan keheningan.
“ A-aku tidak mau dipindahkan”
protesnya.
“ Wae?” Tanya Edison.
Min Ri tampak memikirkan suatu alasan
yang masuk akal. “ Karena aku menci salah satu murid disitu”.
“ Maksudmu namja bernama TaeHyung
itu?” tebak So Jung.
“ Jadi namanya Tae Hyung, bagaimana
kamu tahu?” Tanya Min Ri.
“ Yu Ri-ssi itu yeoja chingu dari
Tae Hyung-ssi, dia bahkan mentraktirku makan ice-cream” jelas So Jung.
“ Ekhm, bisakah kalian berhenti agar
rapat ini selesai” saran Edison.
“ Ne” ucap keduanya.
“ Untuk Sung Ri-ssi dan D,o kalian
berdua bekerja keras dengan baik saya akan memberikan hadiah berupa dibebaskan
tugas selama tiga hari sebelum kompetisi dimulai. Se Hun dan Sae Na-ssi apa
kalian bisa mencari perlengkapan pada minggu besok?”.
Sae Na dan Se Hun berpandangan. “ Ne/
Ani” ucap mereka bersamaan.
“ Kenapa kau tak bisa Se Hun?” Tanya
Edison.
“ Aku ada latihan dance” jawabnya.
“ Baiklah Sae Na-ssi akan pergi
bersama Se Young-ssi”.
TOK-TOK
Suara ketukan pintu membuat semua
yang ada di dalam ruangan menoleh. Pintu kayu tersebut membuka perlahan yang
menampakan sepasang tulang kaki dengan high heals merah maron setinggi 10cm.
Cha Ra seonsaengnim berdiri dengan gagahnya sambil mengibaskan rambut pirangnya
bak model.
“ Sampai mana perkembanganya?”
tanyanya sambil menuju ke tempat duduk kosong.” Kenapa ruang ini menjadi penuh
dengan bungkus makanan?!” teriaknya marah. Dengan serentak mereka semua
menunjuk Hwang Joong.
“ Mian Cha Ra seonsaengnim nanti
akan kubereskan semua” jawab Hwang Joong santai.
“ Cha Ra seonsaengnim sampai kapan
aku dan So Jung pidah sekolah?” Tanya Min Ri.
“ Mungkin sekitar satu minggu” jawab
Cha Ra seonsaengnim.
“ Ngomong-ngomong ada apa Cha Ra
seonsaengnim kemari?” Tanya Se Hun penasaran.
Cha Ra seonsaengnim malah memberikan
senyuman menakutkan. Tangannya mulai membuka tas bewarna senada dengan sepatu
dan lipstiknya. Dia mengeluarkan beberapa undangan dan meletakannya diatas
meja.
“ Apa itu?” Tanya So Jung
“ Ini adalah undangan pesta dari
Seoul Art High School untuk kalian!, Ketua OSIS disana bilang jika dia akan
mengadakan pesta ini demi kelancara acara dan menyambut So Jung dan Min Ri dalam bersekolah disana” terang Cha Ra
seonsaengnim.
“ Wah pestanya lusa!” teriak Sung
Ri.
“ Jadi seonsaengnim mohon untuk
kalian semua agar datang”.
“ Sung Ri-ssi nanti aku jemput,ya?”
tawar D.o yang disambut anggukan kepala Sung Ri.
“ Sae Na-ssi apa kau mau aku jemput
juga?” tawar Se Hun tak mau kalah. Sae Na tak menjawabnya dia masih sibuk
mensembunyikan semburat merah yang mulai menjalar.
“ Ghamsahamnida Cha Ra seonsaengnim”
ucap Edison.
“ Twins nanti kita berangkat
bersama,ya?” pinta So Jung.
“ Aku tak bisa ikut”
“ Wae?”
“ Ada beberapa alasan sih, pertama
aku benci pesta, kedua aku benci pesta dan
yang ketiga aku benci pesta”
“ Jika kau tak ikut maka nilaimu
akan ku turunkan semua” sahut Cha Ra seonsaengnim cepat.
“ Ne, aku ikut”
Alhamdulilah
selesai juga!, maafkan saya yang sudah telat banget update-nya… Terus tunggu
chap selanjutnya yang bakalan ada tokoh baru dan pertemuan Hwang Joong dengan
harabeoji-nya.
Chap11
Coming Soon~
0 komentar:
Posting Komentar