Perhatian:
saya minta maaf jika ada kesalahan kata pada cerita ini.
ini bukan TRUE STORY
ini murni dari imajinasiku
Happy Reading><
>
<
>
“ Dimana anak itu?” keluh pria
dengan setelan tuxedo hitam, kepalanya dia tolehkan ke kanan dan kekiri.
Sesekali ia menatap hp yang berada di genggamanya. Sudah setengah jam ia
menunggu sang adik untuk pulang ke rumah.
“Sory, brother im late” sesal seseorang
yang baru datang. Astaga lihat dia murid macam apa itu! Seragamnya sudah lusuh
rambutnya berantakan benar-benar seperti anak berandalan. Joong Hyun inging mengutuk
dirinya sendiri saat ini,karena dia benar-benar tak habis pikir dengan sang
adik.
“
Hei! Kau baru pulang kerja?” tanya Hwang Joong.
Joong
Hyun mengela nafas kemudian berucap “ Hn, dan kau tau aku sudah menunggumu
disini hapir setengah jam. Aku pikir kau pergi les tapi nyatanya malah makan
ice-cream”.
“
So? Kenapa kau menjemputku? Tak biasanya kau peduli terhadapku?” sindir Hwang
Joong.
“
Aku menjemputmu karena eomma menyuruhku. Katanya Park Ajumma datang dari
Jepang” terang Joong Hyun. Hwang Joong hanya menganggukan kepala tanda paham.
>.<
Sial
kenapa aku harus lupa dengan tugas ini! Teriak Sung Ri frustasi. Salahkan saja
kepada Lee sonsengnim yang memberikan tugas secara mendadak.
Malam
semakin larut. Sung Ri mencoba merapatkan mantelnya untuk menghalangi udara
dingin yang masuk. Kaki rampingnya melangkahkan ke sebuah kedai dekat taman
kota. Sepertinya makan seporsi romyeon tak masalah.
“
Pukul tujuh lewat, masih banyak waktu untuk mencari artikel” guman Sung Ri yang
mulai melahap romyeon.
“
Permisi, boleh saya duduk di sini?” tanya seseorang saat Sung Ri.
“
Ne” jawab Sung Ri yang masih sibuk dengan makananya. Orang tersebut terkekeh
geli saat melihat Sung Ri makan dengan lahap seolah makanan tersebut adalah
makanan terakhir didunia.
“
Kalau makan pelan-pelan” kata orang tersebut. Sung Ri mendongakkan kepalanya
dan melihat orang yang berada tepat di depanya.
Seketika
tubuh Sung Ri mematung, itu adalah namja yang selama ini dia kagumi. Namja yang
menjabat menjadi anggota tim basket dan merupakan beberapa namja popular di
sekolahnya berada di depanya?. Mimpi apa aku semalam? Tanya Sung Ri di dalam
hati.
“
Hei! Apa kau baik-baik saja?” tanya namja tersebut sambil mengayukan telapak
tanganya ke kanan dan kiri tepat di depan wajah Sung Ri.
“
N-ne” jawab Sung Ri gugup. Dia berani taruhan jika kedua pipinya di hiasi oleh
semburat merah.
“
Sepertinya aku pernah melihatmu? Kau satu sekolah denganku bukan?” tanya namja
tersebut dan dib alas anggukan kepala Sung Ri.
“. Annyeonghaseo D.o Kyung Soo imnida”
namja tersebut mulai memperkenalkan diri.
“
Oh, Annyeong Kyung Soo-ssi” jawab
Sung Ri.
“
Tidak usah seformal itu, panggil saja aku D.o dan siapa namamu?”
“
Annyeonghaseo Park Sung Ri imnida”.
Dan
akhirnya mereka mengobrol sampai larut malam. Sepertinya Sung Ri harus rela di hukum
lee sonsengim demi namja di depanya.
>.<
Hwang
Joong dan Joong Hyun baru sampai kediaman rumah mereka yang sangat ramai. Tak
disangka begitu Hwang Joong masuk Park ajumma langsung memeluknya dengan erat.
Yang di peluk hanya menampilkan wajah datarnya.
“
Ya ampun! Ini Hwang Joong? Tak kusangka kau sudah sebesar ini. Dulu terakhir
kali ajumma kesini kau masih sering bertengkar dengan Joong Hyun. Oh ya
sekarang ajumma punya anak lho, dia juga seumuranmu kau ingin berkenalan
denganya?” oceh Park ajumma.
Hwang
Joong melirik ke arah sofa yang paling pojok. Di sana ada seorang yeoja
seumuranya yang memakai sweater berwarna cokela, celana jeans panjang, sepatu hinghheels lima centi berwarna krem.
Rambutnya panjang berwarna hitam pekat di gerai begitu saja.
Yeoja
tersebut berdiri dari tempatnya dan membungkukkan badan. “Annyeonghaseo Park
Hee Byul imnida” kata yeoja tersebut sambil tersenyum.
Hwang
Joong melirik ke arah Park ajumma yang berada tepat di sampingnya. “ Darimana
ajumma dapat anak ini?” tanyanya sambil menunjuk kearah yeoja yang di maksud.
“
Hwang Joong jaga ucapanmu!” bentak sang kepala keluarga Kim Hyun Joong.
“
Tak apa oppa, Jadi tiga tahun yang lalu ajumma memutuskan untuk mengapdopsi
anak dan setelah mengapdopsi Ai-chan kami bertiga pindah ke Jepang” terang Park
ajumma.
Hwang
Joong hanya menganggukan kepala dan melangkahkan kakinya menuju kamar
tercintanya.
“
Kau mau kemana?” teriak Joong Hyun.
“
Aku ingin beristirahat” jawab Hwang Joong.
“
Oh, ya Ai-chan akan satu kamar denganmu” kata eomma.
“
Terserah, aku tidak peduli”.
Ai
yang melihat adegan tadi merasa tidak enak untuk satu kamar dengan sepupu
tirinya tersebut. Tiba-tiba Joong Hyun oppa menepuk bahu Ai yang sedang
menundukan kepala.
“
Tidak masalah, Hwang Joong sikapnya memang seperti itu” katanya. Ai hanya
tersenyum.
>.<
Han
So Jung atau yang akrab di panggil So Jung ini masih anteng dengan laptop
kesayanganya. Sesekali dia tersenyum saat mengetahui chat-nya dib alas oleh seseorang.
Friends Store Line
adalah aplikasi terbaru untuk mendapatkan teman dengan cara mudah. Baru saja
dia membuat akun, sudah banyak permintaan teman yang di terima termasuk salah
satu nama yang membuat dia penasaran.
JeonKookie77
adalah salah satu akun yang meminta pertemanan ke So Jung. Disana terdapat
sebuah foto yang menampilkan seorang namja dengan seragam basket, salah satu
tanganya juga sedang membawa basket tapi sayangnya So Jung tak dapat mengenali
wajah orang tersebut karena dia memakai topi dan menutupi bagian matanya.
JeonKookie77 on
Dengan
sergap dia membuka halaman chat-nya
untuk sekedar ingin mengobrol. Tapi So Jung juga merasa takut, karena ada
beberapa kasus penipuan lewat media social jadi dia memutuskan untuk
menyamarkan namanya.
QOSjung :
Annyeonghaseo, krystal imnida!
JeonKookie77:
Annyeong Kristal-ssi! Jimin imnida!
QOSjung :
Tidak perlu seformal itu, panggil
saja dengan krystal
JeonKookie77:
Kalau begitu panggil aku Jimin ne?
QOSjung :
Ok jiminnie. Oh kau bersekolah di
mana?.
JeonKookie77:
Aku bersekolah di Seoul Art High
School, kamu?
QOSjung:
Aku di seol international high
school.
JeonKookie77:
Kau pasti sangat kaya! Karena yang
ku tahu penduduk Seol International high school kaya-kaya. Mmm Kristal kau umur
berapa?
QOSjung :
Aku berumur enam belas tahun tapi
beberapa bulan lagi aku berumur tujuh belas.
JeonKookie77:
Aku lebih tua darimu, jadi kau
harus hormat kepadaku!
QOSjung:
Oke^^
JeonKookie77:
Kurasa ini sudah malam, kalau
begitu besok kita lanjutkan lagi bye~
JeonKookie off setelah percakapan itu So Jung benar-benar tak
bisa tidur hingga larut malam. Dia benar-benar mulai menyukai teman barunya
yang bernama Ji Min.
>.<
Park
Hee Byul mulai memasuki kamar barunya. Saat membuka pintu terlihat sang sepupu
tiri sedang mengerjakan tugas di meja belajar. Hee Byul menghampirinya dan
menengok apa yang di kerjakan sang sepupu.
Hwang
Joong mengetahui suara langkah kaki ke arahnya langsung menolehkan kepala dan
mendapati calon sepupu barunya yang berdiri di sampingnya.
“Wae?”
tanya Hwang Joong malas.
“
Mmm, kamu di panggil Kim ajumma untuk makan malam bersama” jawab Hee Byul.
“
Oh, baiklah” jawab Hwang Joong yang beranjak berdiri. Dia melewati Hee Byul
begitu saja tanpa permisi.
Meja
makan yang luas itu sudah di penuhi oleh beberapa orang. Hwang joong memlih
duduk di sebelah Joong Hyun dan Hee Byul duduk di sebelah eommanya yang
langsung berhadapan dengan Hwang Joong.
“
Baby, kau sudah mengerjakan tugasmu?”
tanya Ny.Kim.
“
Hn” jawab Hwang Joong yang masih sibuk dengan hp di tanganya.
“
Hwang Joong, mulai besok Ai-chan akan satu sekolah denganmu jadi tolong jaga
Ai-chan selama bersekolah besok” lanjut sang eomma.
Sepertinya
besok akan menjadi hari yang melelahkan bagi Hwang Joong karena dia harus
mengawasi sang sepupu selama bersekolah.
“Ne”
finally
finished! thank you to the readers who want to take the time !. thanks to my
friends who are involved in making this chap4.
Chap 5 Coming Soon!
2 komentar:
wow...
I'll be wait next chap
aku tunggu yang selanjutnya.....
Posting Komentar